Thanks Fren atas Kunjungannya

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA.....

Sabtu, 12 November 2011

Sekedar Info

Maaf, sepertinya blog ulfa-ranfa.blogspot.com tidak akan melakukan update lagi. Adapun untuk semua info, kisah cerbung yang belum ending dan lain-lain akan dialihkan ke situs blog lain, dengan alamat :
Maaf atas ketidaknyamanan ini, terimakasih atas atensinya.

[Siti Maria Ulfa Al Gufran]

Rabu, 09 November 2011

Berawal dari Facebook

   Akhir-akhir ini, saya merasa mendapatkan banyak sekali ilmu pengetahuan yang sangat sangat bermanfaat bagi saya. Semuanya berawal dari FB/ Facebook (hehe...kayak lagu Gigi band, berawal dari facebook githu loh). Yach....tapi memang itu kenyataannya. Semua berawal dari facebook. Facebook yang kata mereka penuh dengan maksiat, curhatan yang gak penting, ajang tempat mengumpat, ajang tempat orang malas dan masih banyak lagi tentang kejelekan-kejelekan facebook bagi mereka yang tidak menyukai fb tentunya. Tapi bagi saya ada kesan tersendiri tentang fb. Pada intinya fb lah langkah awal saya mengenal lebih banyak muka-muka dunia yang penuh tipu daya dan muka-muka yang penuh kearifan. Banyak manfaat yang saya dapatkan dan sedikit kekesalan yang saya terima.
   Lewat facebook saya mengenal berbagai macam tipe dan sifat manusia yang aneh, kocak, romantis, gombal, penuh tipu daya, penuh kearifan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dimana sifat itu memberikan kepada saya gambaran tentang manusia. Tidak sampai disitu, lewat facebook saya mengenal dunia baru yang tidak pernah saya geluti sebelumnya.....yupz dialah "Dunia Blogger". Dari dunia blogger saya tidak hanya mengenal tipe dan sifat manusia saja. Saya mengenal lebih luas lagi, mulai dari agama, kebudayaan, kisah, sampai dunia tulis-menulis yang selalu membuat saya ketagihan. Saya benar-benar bersyukur. Thanks ya Allah....
   Kini, saat ini.....saya semakin sadar betapa kecilnya ilmu pengetahuan saya. Betapa rapuhnya diri saya, padahal masih banyak harapan yang saya miliki di tengah kegersangan hidup ini. Dan betapa egoisnya saya akan kehidupan. Sejenak, saya ingin menangis sekeras-kerasnya. Sungguh! saya ingin berubah! Saya ingin berubah menjadi lebih baik dan terus lebih baik. 
   Sekarang saya tahu, saya lebih banyak tahu. Semuanya saya dapatkan dari teman-teman sesama blogger and sesama facebooker yang telah berbagi informasi dan kisah walaupun kita tidak saling tahu. Betapa banyak ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat  yang bisa didapatkan. Terimakasih.....terimakasih.....
Sekali lagi, semua berawal dari facebook....,

Sabtu, 29 Oktober 2011

My Diary in Indonesia

Sapa Penulis
Di akhir bulan Oktober ini, saya telah memutuskan untuk membuat novel terbaru dengan judul "My Diary in Indonesian" setelah sebelumnya saya juga telah menulis novel yang berjudul "Save My Live". Novel pertama dan kedua yang saya tulis memiliki struktur penulisan yang berbeda.
Bila pada novel pertama menggunakan sudut pandang orang pertama dengan alur cerita pada umumnya. Sedangkan pada novel kedua ini menggunakan sudut pandang orang pertama juga tetapi alur ceritanya berbentuk catatan curhat. Ohya...novel pertama dan kedua memiliki ikatan yang kuat antara tokohnya, jadi ibarat dua buah cerita yang berbeda tapi bersumber dan bermuara pada satu kisah yang sama.
Adapun dengan kebenaran cerita dalam novel yang saya buat ini, baik nama tokoh, tempat dan alur cerita adalah 50% merupakan kisah nyata atau kisah yang saya alami sendiri dan 50% lagi merupakan kisah fiktif yang saya karang sendiri. 
Akhir kata, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih atas kesediaannya membaca cerita yang saya buat. 
Arigato gozaimasu....

Selamat membaca!!!


                                                           _____________________
                                                           _____________________


Catatan 1

Hmmm....
Sangat melelahkan!
Sebuah perjalanan yang panjang menyusuri luasnya angkasa. 
Hari ini aku tiba di Indonesia. Sebuah negara yang tidak begitu terlalu aku pahami. 
Sebelum tiba di Indonesia,

aku selalu memikirkannya. Seperti apa ya Indonesia itu? Apakah mirip dengan Japan?
Olala...ternyata jauh berbeda. Di Japan aku tidak pernah kesulitan dalam hal transportasi. Semuanya telah tersedia.
Tapi di Indonesia, tepatnya di salah satu ibukota Provinsi Indonesia yaitu NTB...aku mengalami kesulitan untuk tiba di alamat asrama yang ku tuju. Aneh, aku merasa sistem transportasinya payah. Tidak teratur seperti di Japan.
Tapi walau bagaimanapun, aku tidak boleh menjelekkan Indonesia. Indonesiakan negara saudaraku. Aku yakin, setiap negara pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. 
Aku rasa besok adalah hari petualangan yang menegangkan dan semoga menyenangkan. Semuanya suasana baru. Aku harus menikmatinya.
Walaupun sekarang ini aku tinggal di Indonesia, kepribadian dan sifat disiplinku tidak boleh berubah. Akan ku tunjukkan pada orang Indonesia bagaimana orang Japan itu. Karena yang aku tahu dari teman-temanku yang pernah tinggal di Indonesia. Mereka berkata orang Indonesia itu sedikit yang menaati peraturan, bicara pintar tapi realitanya sedikit yang terwujud, suka menunda-nunda waktu, tidak tepat waktu atau istilah mereka jam karet, dan sangat konsumtif.
Aku tidak tahu kebenarannya, tapi jika memang benar perkataan teman-temanku. Itu artinya tugasku bertambah.
Selain tinggal di Indonesia untuk menjalani kesepakatanku dengan Ulfa-san, berarti aku juga harus menularkan kebiasaan disiplin orang Japan ke orang Indonesia. Mungkin untuk saat ini, hanya itu yang bisa aku lakukan untuk negara saudaraku  ini.

Tidak terasa sudah pukul 02.45 am....aku merasa sudah waktunya untuk tidur. 
Karena besok banyak aktivitas yang harus aku lakukan.
Selamat Malam.


Catatan 2


 Hari ini untuk pertama kalinya aku mengikuti kegiatan perkuliahan.  Lumayan menyenangkan. Hari ini aku mengenal satu teman baru, namanya Devi. Dia cukup ramah bagiku. Tapi aku tidak menyangka pada hari ini di Universitas  Mataram diadakan ujian tengah semester atau mereka menyebutnya mid semester. Hari ini mereka ujian Teknik Bendungan. Walaupun aku tidak siap, tapi aku bersyukur sebelumnya telah diberikan materi Teknik Bendungan oleh saudaraku yang bernama Ulfa atau aku memanggilnya Ulfa-san atau Ulfa-chan yang kuliah di jurusan yang sama. Aku hanya mempelajarinya selama 2 jam pada malam hari dan 20 menit sebelum berangkat kuliah. Aku tidak mungkin belajar sepanjang hari kemarin karena aku sangat lelah setelah tiba di pulau Lombok, Indonesian.
     Ternyata banyak kesan yang kudapatkan di hari kedua ini. Contohnya, ketika aku bangun pukul 04.45, aku melihat teman-teman seasrama atau disini disebut teman kos belum ada yang bangun untuk sholat subuh seperti yang dianjurkan Tuhan mereka. Di kosku ini juga, aku melihat teman-teman tidak menaati jadwal piket kebersihan yang mereka buat sendiri. Disini mereka terkesan berkelompok-kelompok dalam bergaul. Jadi, disini aku belum terlalu mengenal mereka. Mereka juga agak ribut dan berbicara menggunakan bahasa yang aneh, aku merasa bukan bahasa Indonesian.
    Selain itu di sini aku melihat sebagian besar orang-orang Indonesian memiliki sepeda motor. Mereka sepertinya lebih menyukai berpergian menggunakan sepedamotor daripada berjalan kaki. Disini aku juga melihat kurangnya tingkat kesadaran akan kebersihan. Kali atau paritnya sangat kotor, dipenuhi sampah dan airnya keruh. Aku jijik melihatnya. Sungguh jauh berbeda dengan di Japan. Tapi ada satu hal yang aku suka dsini, yaitu para mahasiswa di Universitas  Mataram diharuskan menggunakan pakain berkerah. Sehingga mereka terlihat jelas sebagai seorang mahasiswa. Tidak seperti di Japan, disana mahasiswa diberi kebebasan dalam menggunakan pakaian ketika kuliah. Sehingga seorang mahasiswa dan orang yang akan pergi ketempat-tempat santai terlihat sama saja.
     Jujur, aku tidak mengalami masalah yang serius disini, mungkin karena perbedaan waktu yang tidak jauh berbeda dengan Japan, yaitu berbeda 3 jam antara Japan dengan Lombok. Tapi aku merasa jadwal aktivitasku harus segera dirubah. Jadi sebelum tiba di Indonesian aku sudah meminta saudaraku Ulfa-san untuk membuat jadwal aktivitasku sesuai dengan syarat yang telah aku sampaikan padanya. Hasilnya, antara jadwal aktivitasku di Japan dan di Indonesian berbeda 360 derajat.  Dulu di Japan aku tidak terlalu memperhatikan ibadah, sholat dan mengaji sangat jarang bahkan hampir tidak pernah aku lakukan. Di Japan agama itu tidak terlalu penting, apalagi agama Islam sangat tabu disana. Tapi sekarang aku harus sholat 5 kali sehari, mengaji 3 kali sehari dan ditambah 1 sholat sunnat. Jika kuperhatikan jadwal aktivitas yang dibuat oleh saudaraku, dia menekankan padaku 3 hal, yaitu 1. Mengingat Tuhan setiap hari melalui ketaqwaan pada Tuhan 2. Harus memiliki kecerdasan dan pengetahuan yang luas melalui belajar 3. Ketenangan dalam hidup melalui beberapa kegiatan yang biasa aku sebut refresing. Aku kagum padanya, dia sangat perduli padaku. Aku bersyukur memiliki saudara seperti dia. Aku berjanji akan membawanya dan mamanya ke Japan setelah lulus kuliah nanti. Aku merasa menemukan spritualku disini. Misalkan saja Japan memiliki spritual sekuat spritual di Indonesian, pasti Tuhan akan melindunginya dari bencana alam terdahsyat. Tapi syukurlah sepertinya Tuhan masih menyayangi Japan. Aku berharap begitu.

Ini sudah pukul 7.47 pm
Azan isya sepertinya akan menggema
Sesuai jadwal aktivitasku, aku harus sholat tepat waktu. Disiplin, adalah salah satu yang sangat kami hargai di Japan.
Aku merasa aku mulai menyukai Indonesian. I love Japan and indonesian. 
Aku harus tetap semangat. 
Ganbatte ne!!!

Catatan 3

Aku lelah, sungguh sangat lelah. Sudah 14 hari aku tinggal di Lombok, Indonesia. Beberapa hari yang lalu aku merayakan Hari Raya Idul Adha, sebuah Hari Raya di Agamaku yang sama sekali tidak pernah aku rayakan sebelumnya ketika tinggal di Japan. Yach..aku sedikit aneh dengan perayaan ini. Aku bukannya tidak tahu mengenai Hari Raya Idul Adha ini. Aku tahu, karena kedua orangtuaku sudah mengajarkannya sejak dulu. Tepat sejak aku berusia 6 tahun. Sejak aku berusia 6 tahun sampai 12 tahun, orangtuaku tak pernah absen setiap hari, tepatnya satu jam sehari mengajariku semua tentang agama Islam, mulai dari cara membaca huruf arab (mengaji berikut tajwidnya), tauhid, hadist, dan fikih. Tapi ketika usiaku menginjak 13 tahun, atau 4 hari sebelum hari ulangtahunku. Kabar terburuk dalam hidupku melesat menembus semua mimpi-mimpiku menjadi perubah hidupku sejak itu. Yaa..sejak itu aku tidak lagi memiliki orangtua yang akan menyayangiku, dan sejak itu aku akan menjadi anak yatim-piatu untuk seumur hidupku. Aku sangat sedih bila mengingat itu semua.
   Pagi itu jam menunjukkan pukul 11.04 am. Alhamdulillah. Aku selamat sampai tujuan. Aku tidak melakukan aktivitas apapun di kos. Aku hanya tidur diatas matras dan ditubuhku ditutupi kain tipis, aku anggap itu sebagai selimut. Dan aku sudah terlelap dalam buaian mimpi panjangku.
   Tiba-tiba alarm hp ku berbunyi, aku kaget oleh bunyinya yang begitu nyaring menusuk telingaku. Kulihat pukul 09.04 pm. Astaga! sudah berapa lama aku tertidur dan aku belum sholat! Olala...aku lupa aku sedang tidak sholat, istilahnya di Indonesia "datang bulan".
Aku tidur lagi dan terlelap pulas dalam tidurku. 
   Malam ini aku bermimpi seram, karena dalam mimpiku aku harus berlari jauh-jauh menghindari marabahaya. Aku bermimpi bersama dengan dua orang gadis yang tidak aku kenal sedang dikejar-kejar oleh banyak anjing. Tapi anehnya, anjing ini ada dua kelompok. Kelompok pertama anjingnya berwarna putih, maksudku semua bulunya berwarna putih bersih. Sedangkan kelompok kedua anjingnya berwarna cokelat campur putih. Adapun anjing yang mengejar kami adalah anjing pada kelompok dua. Tapi anjing pada kelompok satu samasekali tidak mengejar kami, bahkan anjing kelompok satu ikut dikejar oleh anjing kelompok dua. Aku berlari dan terus berlari, hingga akhirnya kami menemukan sebuah gedung sekolah yang tidak bagus perawatannya. Aku bersama dua orang gadis itu masuk kesalah satu ruangan kelas. Dan akupun hendak menutup pintu kelas, tapi tiba-tiba seekor anjing berwarna cokelat campur putih terus menyalak-nyalak ingin masuk ke ruangan kelas itu, aku sangat ketakutan. Tapi untunglah pada akhirnya aku bisa menutup pintu kelas itu dan menguncinya. Entahlah tiba-tiba dalam mimpiku, kunci pintu itu sudah berada di pintunya langsung. Ketika aku merasa sudah tenang karena terbebas dari kejaran anjing-anjing tersebut, tiba-tiba aku dikagetkan lagi oleh seekor anjing putih bersih didepanku. Aku hendak mengusir anjing itu keluar, tapi dua orang gadis itu melarangku karena menganggap anjing itu tidak berbahaya. Beberapa lama menunggu di dalam kelas, kami memutuskan untuk segera keluar melalui jendela belakang. Aku dan dua orang gadis itu berhasil keluar melalui jendela. Dan aku baru menyadari ternyata anjing putih itu juga berhasil keluar. Aku tidak tahu bagaimana caranya keluar, karena setahuku anjing tidak bisa memanjat. Aku dan dua gadis itu terus berjalan hingga kami menemukan sebuah tempat yang ramai. Aku dan dua gadis itu memutuskan untuk berpisah di tempat itu. Dan akupun mulai melanjutkan perjalanan tanpa arah dan tujuan, ketika aku sedang berjalan dan terus berjalan, tiba-tiba aku menyadari ada yang mengikutiku. Ketika aku menoleh kebelakang dan ternyata benar saja......seekor anjing berwarna putih bersih mengikutiku. Akupun berjalan dan terus berjalan, dan anjing itu selalu tepat di belakangku. Aku benar-benar ketakutan. Tanpaku sadari airmataku keluar dan berucap "Ya Allah, Tuhanku, aku mohon...Tolong aku....". Aku terus menangis dan menangis sambil terus mengulang ucapan yang sama, hingga akhirnya aku tersadar. Astaga! Hanya mimpi!
   Aku hanya duduk, malam itu aku takut untuk tidur, aku takut mimpi yang sama terulang lagi. Kulihat hpku, menunjukkan pukul  03.00 am. Sejak malam itu sampai sore hari ini aku tidak bisa tidur, tubuhku terasa sangat panas, keringat bercucuran dengan mudah membasahi pakaianku, otakku sakit sekali, hidung tersumbat dan sulit untuk bernafas, mungkin ini semua terjadi karena aku sedang sakit flu pikirku. Karena itulah, aku putuskan untuk tidak masuk kuliah selama 3 hari, aku mau fokus untuk menyembuhkan fisikku dulu. 
   Ternyata 3 hari tidak masuk kuliah alias bolos kuliah membuatku merasa aneh di kosku ini. Mereka sering berteriak-riak sambil mengatakan "Jadi orang tidak boleh malas, dosen rajin kok mahasiswanya malas?? ya". Sejenak aku merasa tersindir oleh mereka. Tidak sampai disitu, ketika aku menuju kamar mandi untuk membasuh muka, kulihat teman-teman kosku bermuka masam padaku, sedangkan pada yang lain mereka bercanda ria. Tapi ada satu orang yang memasang wajah ramah padaku, bahkan ia menyapaku lebih dahulu, aku lupa namanya, dia menyapaku,"Baru bangun ya?", dengan senyum ramahnya. 
"Owh...saya tidak pernah tidur dari tadi pagi", jawabku ramah dengan senyum lebih ramah lagi.
Tapi sudahlah, aku tak mau ambil pusing dengan sikap mereka padaku. Terserah...mereka mau menganggap aku pemalas, mahasiswa tidak teladan dan lain sebagainya, itu terserah mereka. Aku tidak mau ambil pusing. Yang penting bagiku, aku paham setiap ilmu yang harus aku pelajari di Perguruan Tinggi tempatku  belajar sekarang dan nilaiku, IP-ku, juga IPK-ku selalu diatas rata-rata/ diatas nilai standar. Jadi yang terpenting  adalah pemahaman ilmu ku mencerminkan nilaiku. Itulah prinsip yang selalu aku pegang teguh. Itulah mengapa selama sekolah sampai kuliah ini aku tidak pernah mencontek dan  dicontek selama mid test dan final test. Lagipula selama tinggal di Japan kami sudah biasa  dengan prinsip seperti itu. Dan jika nilai kami jelek, kami sangat malu pada keluarga, teman-teman, dan lingkungan kami. Dan biasanya kami akan mengurung diri cukup lama dan dalam kesendirian itu, kami berusaha dengan sebaik-baiknya mengejar ketertinggalan dan belajar sungguh-sungguh.
   Seandainya mereka pernah kuliah di Japan dan kuliah di tempat yang sama denganku ketika di Japan, mungkin mereka takkan pernah memandang rendah diriku seperti hari ini. Kalau di Japan, bukan sebuah pemandangangan aneh jika ada seorang mahasiswa tertidur pulas di ruangan kelas ketika seorang dosen tengah mengajar. Intinya tidur boleh, asalkan tidak mengganggu ketenangan kelas dan dosen pengajar. Dan ketika hasil test telah keluar, ternyata mahasiswa yang pernah tertidur pulas di kelas mendapat nilai A pada mata kuliah tersebut. Itu bukan pemandangan yang aneh bagi kami. Karena kami terkadang melakukan hal yang sama. Kami bolos sekolah atau bolos kuliah atau tertidur di kelas saat kuliah merupakan suatu tindakan yang sudah kami perhitungkan sebelumnya. Kami akan belajar lebih giat dan lebih giat lagi. Bagi kami yang terpenting adalah kami paham dengan ilmu yang kami pelajari. Dan bagaimana caranya agar bisa paham? caranya ada pada diri masing-masing, setiap manusia memiliki caranya sendiri. Tapi, satu hal yang harus diingat, jangan pernah memandang rendah orang karena sifat luarnya.
   Ya Tuhan...aku baru sadar kalau sejak tadi pagi perutku tidak pernah diisi oleh nasi, kulihat hpku, hpku menunjukkan pukul 06.08 pm. Itu artinya aku harus menunggu sekitar 2 jam lagi untuk makan malam, karena sesuai jadwalku, aku makan malam setelah sholat isya. Tapi berhubung aku sedang tidak sholat, jadi setelah azan isya aku akan makan malam. Hmmm.....sebuah penantian yang lama untuk makan malam. Aku putuskan untuk tidur sebentar dan mengaktifkan alarm hpku tepat pukul 08.00 pm.
Selamat petang.

----------------->>> To be countinued to Catatan 4



Senin, 17 Oktober 2011

Love of Sword

Hmmm.....
Udah lama saya gak buat cerita fiksi. Dari dulu pingin buat cuman masalahnya gak ada waktu yang cukup untuk meluangkan hobi menulis ini. Ya...walaupun bisa dibilang gaya tulisan saya masih acak-acakkan. 
Okey dech, pada kesempatan kali ini saya mau menulis sebuah cerita fiksi yang terinspirasi dari kartun-kartun ataupun novel jepang yang pernah saya tonton and baca. Salah satunya kartun Naruto, Death Note, Bleach, Law of Ueki dan masih banyak lagi yang lainnya. So... jangan heran kalau nama tokohnya n kisahnya berbau jepang and terkesan tempelan, hehehe...Ini semata-mata apresiasi saya karena kekaguman saya pada Negeri Sakura itu.
Yach...namanya juga masih belajar mengarang. By the way, kita langsung aja ke ceritanya! 
Selamat membaca yach!!!!

Part #1
   Siang itu angin bertiup kencang menyergap rasa takut para penduduk kota Jakarta. Kendaraan yang biasanya ramai lalu lalang dan terjebak macet kini tak tampak. Semua jalan, tempat-tempat publik, perkantoran terlihat lengang. Sedangkan di stasiun-stasiun televisi nasional serentak memberitakan berita yang sama tentang keadaan kota Jakarta yang tak biasa.
    Sementara itu di salah satu gang kecil dekat sebuah pasar tradisional berdiri mematung seorang laki-laki muda berusia sekitar 18 tahun. Wajahnya yang tampan dengan rambut pendeknya yang dipotong dengan style   jepang dan tatapan matanya yang tajam seakan menambah misteri kehidupannya. Ia adalah salah satu siswa kelas 3 SMA yang telah dinyatakan lulus UAS dengan nilai terbaik se-nasional. Di SMAnya para gadis dari sekolahnya dan luar sekolahnya mengidolakannya. Entah karena ketampanannya, kecerdasannya atau kedua-duanya.
     Angin masih bertiup kencang disertai gerimis tipis. Rambutnya mulai basah dan wajahnya masih tampak tenang dengan senyum tipis seolah-olah mengejek pria tua di hadapannya. Pria tua itu diam seribu bahasa sambil menatap lekat-lekat wajah pemuda dihadapannya. 
Pria tua itu berdehem memulai pembicaraan, "Aku tak bermaksud ikut campur dalam masalahmu. Tapi kali ini kau telah keterlaluan anak muda. Seharusnya anak muda sepertimu harus di didik tentang kebenaran agar kau tak salah jalan. Karena sungguh disayangkan semua potensi yang ada pada dirimu hanya akan menjadi bencana bagi sebagian manusia yang kau benci. Karena itu...". 
Belum selesai pria tua itu berbicara, tiba-tiba pemuda itu dengan nada tinggi berkata,"Diam kau!! Tahu apa kau tentang hidupku!. Kau tak tahu betapa menderitanya aku. Aku takkan membiarkan manusia-manusia tak bermoral itu hidup panjang setelah membunuh kedua orang tuaku! Akan ku balas mereka! walaupun harus  bersekutu dengan geonkye!".
(Geonkye : sejenis dewa kematian  yang menawarkan kematian sebagai imbalan atas jasanya)
Sekali lagi pria tua itu menatap tajam pemuda tersebut."Baiklah anak muda jika itu yang kau inginkan, tapi aku takkan pernah membiarkan kau melakukannya. Lakukanlah jika kau mampu! Akan ku lihat dari tempatku".
Pria tua itupun pergi meninggalkan pemuda itu dan menghilang diantara angin gerimis.
     Pemuda itu tampak kesal dengan jawaban yang tak diharapkan. Ia bersandar pada salah satu tembok di gang kecil itu. Matanya terpejam seakan mengingat masa lalu. Tak lama setelah itu tiba-tiba ia mengambil sesuatu dari dalam ranselnya. Sebuah buku, buku yang bisa mengubah kehidupan menjadi kematian, Death Note. Sebuah buku yang melegenda sejak dulu, berusaha disingkirkan oleh para dewa-dewa kematian. Tapi buku itu selalu menghilang ketika dicari. Dan pada akhirnya akan jatuh di tangan manusia  yang haus akan kematian manusia lainnya. Itulah mengapa buku ini salah satu buku terlarang dan harus segera dimusnahkan oleh para dewa kematian. Sedangkan pemuda itu sama sekali belum menggunakannya. 
     Pemuda itu membuka perlahan buku tersebut. Di dalam buku tersebut terdapat sebuah bolpen bertinta emas. Ia tersenyum tipis kemudian membuka tutup bolpennya dan mulai menulis nama-nama orang yang akan dibunuhnya. Tapi baru saja ia hendak menulis tiba-tiba angin kencang yang belum mereda sedari tadi tiba-tiba tenang seketika. Disusul munculnya sebuah sinar yang menyilaukan mata yang mengelilingi pemuda itu. Kemudian tampak 4 orang pemanah dengan panahnya siap mengarah kepadanya. 
"Hei Akira-san, jangan lakukan itu! Kalau kau tetap melakukannya maka kamipun akan melakukan hal yang sama padamu, hentikanlah!"teriak salah seorang pemanah terhadap pemuda itu.
"Siapa kalian, aku tak takut pada ancaman kalian!",balas pemuda itu.
"Kami adalah dewa kematian dari batalyon 5 yang bertugas memusnahkan Death Note dan penggunanya".
" Hahahaha.......pengecut, 4 lawan 1? Sungguh pengecut!".Tiba-tiba pemuda yang bernama Akira itu sudah menulis huruf  pada death note.
Seketika itu pula para dewa kematian melepas anak panahnya ke arah akira. Tapi akira hanya tersenyum tipis melihat tingkah dewa kematian itu.


Part #2
   Seketika itu pula para dewa kematian melepas anak panahnya ke arah akira. Tapi akira hanya tersenyum tipis melihat tingkah dewa kematian itu. Belum sempat panah sang dewa kematian menembus jantung akira. Seketika dengan kecepatan kasat mata yang super cepat, pemuda itu dengan mudahnya berhasil menghindari panah dari batalyon 5. Sontak saja para dewa kematian itu ternganga tak percaya atas apa yang baru saja dilihatnya.
"Siapa kau sebenarnya akira-san!"
"Siapa aku? Hahahaha.....", akira tertawa lantang.
"Manusia biasa seperti aku saja tidak berhasil kalian panah, bagaimana mungkin kalian bisa melakukan itu pada death note? Payah! Dewa kematian yang sangat payah!", maki akira dengan tatapan mata tajam.
Tanpa menyia-nyiakan waktu lagi dengan kembali mengulangi gerakannya yang sangat cepat, akira berhasil meloloskan diri dari kepungan kelompok pemanah dewa kematian batalyon 5.
"Siapa sebenarnya pemuda itu? bagaimana mungkin manusia biasa mudah melakukan hal itu..",gumam  anakato pada dirinya sendiri.
"Pemuda yang misterius", ucap pemanah lainnya yang bernama Yushi.
"Aku benar-benar tertarik pada kemampuan pemuda itu", timpal Nao.
"Huhh...pemuda yang mnyebalkan! lain kali akan ku tangkap kau tanpa ampun",gerutu Nakata cetus. Dia adalah satu-satunya pemanah wanita yang berada di tingkat batalyon 5, karena itu khusus untuk Nakata dia selalu memakai kain penutup wajah seperti ninja. Sehingga semua lawannya tidak ada yang mengetahui bahwa dia adalah seorang wanita. Adapun pemimpin kelompok pemanah adalah anakato.
                                                                   _____
   Sementara itu di dunia para dewa kematian berita tentang adanya manusia biasa yang memiliki kemampuan super cepat telah berkembang menjadi berita yang sensasional. Dan ini mengakibatkan ketidakstabilan kepercayaan para dewa kematian terhadap Pemimpin Tertinggi Dewa Kematian mereka, yaitu Suzho.
Suzho di usianya yang sudah sepuh, kini memiliki tanggung jawab yang berat untuk mengakhiri kejahatan death note dan penggunanya. Untuk meredam berita yang semakin simpang siur tersebut maka Suzho terpaksa meminta seluruh dewa kematian dari seluruh batalyon baik ketua, wakil ketua maupun anggota diminta berkumpul di menara Light Sky. Ini adalah kali pertamanya Suzho mengadakan rapat terpenting selama dia menjadi pemimpin dewa kematian.
    Pintu gerbang menara Light Sky dibuka lebar-lebar dari biasanya, karena pemimpin tertinggi dewa kematian akan memasuki light sky. Serentak semua para dewa kematian diam terpaku pada sosok sepuh Suzho yang baru saja memasuki light sky. Kini lelaki sepuh itu duduk bersila diatas tatami yang mana bagian kiri dan kanannya para dewa kematian juga duduk bersila.
"Aku tidak mau bicara banyak untuk urusan yang kita semua sudah ketahui", kini Suzho mulai membuka pembicaraan.
"Aku tidak mau ini terjadi", Suzho diam sejenak sambil memperhatikan raut wajah para dewa kematian.
"Batalyon 4! bagaimana perkembangan Pengguna death note", seru Suzho setengah berteriak.
Yamada yang menjadi ketua dewa kematian batalyon 4 tersentak mendengar seruan itu.
"Untuk saat ini pengguna death note yang bernama akira-san baru saja membunuh dua orang pelaku yang dahulu membunuh kedua orangtuanya", lapor Yamada.
"Baiklah sebelum banyak korban berjatuhan, aku telah memutuskan untuk menugaskan seorang anggota Anku yang telah teruji keahliannya", ucap Shuzho.
(Anku : pasukan teruji dan terlatih diatas rata-rata melebihi dewa kematian dan kemampuannya hampir mendekati Pemimpin Tertinggi Dewa Kematian)
Serentak semua anggota Dewa kematian terkejut oleh ucapan Shuzo.
"Bukankah semua anggota Anku telah binasa saat pertempuran Sword Line?", tanya anakato.
"Ya, semuanya telah binasa saat itu, kecuali satu orang pemuda yang keberadaannya terus aku rahasiakan hingga saatnya tiba. Keluarlah Mizuhashi Naozumi",pinta Suzho.
   Sejenak keadaan hening dan tiba-tiba semua mata tertuju pada seorang pemuda yang sudah duduk disamping Suzho. Rasa kagum menyelimuti para dewa kematian ketika mengetahui Mizuhashi memiliki keahlian yang sama dengan akira, yaitu kecepatan bergerak hingga para dewa kematian tidak menyadari langkahnya bahkan tidak melihat bayangannya melewati mereka.
"Apakah kau bersedia membawa akira-san dalam keadaan hidup-hidup untuk diadili?",tanya Suzho.
"Aku bersedia", jawabnya dengan tenang dan tegas.

------> To be continued at part 3!!!!

                                                                                                            

Sayangku

sayangku
kau adalah impianku sejak dulu
yang membuat hidupku tak menentu
mengharapkanmu yang tak mungkin aku sentuh
karena aku ingin menjagamu secara utuh
itulah yang membuat kita bersatu

sayangku
kau telah menyentak lamunanku
menyentuh hatiku dengan lembut keseluruh tubuh
sekarang ku tak ingin pergi seperti dulu
ku takkan mengalah pada orang itu

sayangku
sekarang sudah dapat kupastikan bayangmu
begitu nyata dalam khayalku
seperti hatiku
kembali hidup oleh cintamu

                                                                                                           Oleh : Angga Saputra

Guardian Angel

Vocal : Cinta Laura

bahagianya ku punyamu
berharganya bersamamu
selalu kan menjaga
semuanya ini
semoga kan abadi

akhirnya kutemukan
your my guardian angel
kumohon selamanya
seindah ini

akhirnya kumiliki
your my guardian angel
terjawab segalanya
kau yang ku nanti
baby i love you
love you

bahagianya ada kamu
berharganya cinta kamu
selalu kan menjaga semuanya ini
semoga kan abadi


akhirnya kutemukan
your my guardian angel
kumohon selamanya
seindah ini

akhirnya kumiliki
your my guardian angel
terjawab segalanya
kau yang ku nanti
baby i love you

you're my angel


akhirnya kutemukan
your my guardian angel
kumohon selamanya
seindah ini

akhirnya kumiliki
your my guardian angel
terjawab segalanya
kau yang ku nanti
baby i love you
baby i love you

Minggu, 16 Oktober 2011

Lebah Madu dan Sejumlah Penemuan Ilmiah





Mengapa lebah mudah kita temukan di tempat keramaian? Mengapa pula lebah memproduksi madunya lebih dari kebutuhannya? Jawaban dari itu semuanya ternyata telah ada dalam Al-Qur'an.

      Dalam surat an-Nahl ayat 68-69 Allah berfirman, "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah,"Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan ditempat-tempat yang dibikin manusia". Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan".
     Dari ayat diatas tampak kata-kata, buatlah sarang-sarang di tempat-tempat yang dibuat manusia, yang menunjukkan sebuah fakta kenapa madu begitu mudah kita temukan, karena Allah telah menggerakkan lebah untuk membuat sarang-sarangnya di tempat-tempat yang mudah dijangkau manusia (rumah, pohon dan sebagainnya). Jadi, sejak dahulu Al-Qur'an telah membicarakan masalah ini. Karena itu, sebagai manusia, janganlah kita memprotes keberadaan lebah di tengah-tengah kita. Kita ambil sisi positifnya, yaitu keberadaan madu yang bisa kita manfaatkan.
     Sebagaimana kita ketahui, sumber makanan lebah adalah nektar, yang tidak dijumpai pada musim dingin. Oleh karena itu, lebah mencampur nektar yang mereka kumpulkan pada musim panas dengan cairan khusus yang dikeluarkan tubuh mereka. Campuran ini menghasilkan zat bergizi yang baru, yaitu yang kita kenal dengan madu. Hebatnya lagi lebah menyimpan madunya untuk musim dingin yang akan datang.
     Selain itu, hal menarik lainnya, lebah menyimpan madu jauh lebih banyak dari yang sebenarnya. Mengapa lebah tidak menghentikan produksi berlebih ini, yang tampaknya hanya membuang-buang waktu dan energi? Jawabannya adalah karena lebah memproduksi madu bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia; sama seperti ayam yang bertelur setidaknya sebutir setiap hari kendatipun tidak membutuhkannya dan sapi yang memproduksi susu jauh melebihi kebutuhan anak-anaknya.
     Karena itu, kita pantas berterima kasih kepada Allah. Lewat wasilah lebah, kita bisa menikmati madu yang rasanya manis dan lezat tersebut. Bahkan, ketika banyak orang Amerika, Eropa, Mesir, dan Cina memanfaatkan madu untuk menyembuhkan luka dan beragam penyakit, Islam lewat Al-Qur'an justru telah menggariskannya sejak 15 abad yang lalu. "Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia", tulis Al-Qur'an. Sekali lagi, inilah bukti kehebatan Islam dan juga Al-Qur'an.
     Dikisahkan dari Abu Said ra. bahwa ada seorang laki-laki datang kepada Rasullullah saw. dan berkata: "Saudara saya sakit perut". Rasul menjawab: "Beri madu!". Hal ini dilakukan orang itu sampai tiga kali bolak-balik menanyakan kepada Rasul saw, jawabannyapun tetap madi dan madu.
     Kemukjizatan madu sebagaimana disampaikan Al-Qur'an telah terbukti secara ilmiah. Dalam tafsir Al-Qur'an, Sayyid Quthub mengungkapkan bahwa madu sabagai obat penyembuh penyakit sudah dibuktikan secara ilmiah oleh para pakar kedokteran. Inilah salah satu bukti kebenaran ayat Al-Qur'an yang harus diyakini umat manusia. 
     Dalam tafsir Ibnu Katsir diterangkan bahwa madu itu warnanya bermacam-macam sesuai makanannya. Ada yang berwarna putih, kuning maupun merah. Selain itu, menurut Ibnu Katsir, madu cocok bagi setiap orang, misalnya untuk mengobati rasa dingin, karena madu itu panas.
     Kajian khasiat madu secara ilmiah juga telah diteliti oleh ilmuwan muslim terkemuka di era keemasan Islam, yakni Ibnu Sina (890-1037). Bapak kedokteran dunia dan ilmuwan muslim di abad ke-10 M itu tercatat sebagai dokter yang mengulas mengenai khasiat madu dari segi kesehatan dalam dunia kedokteran. Selama hidupnya, Ibnu Sina banyak mengonsumsi madu sehingga awet muda dan berumur panjang. Madu, menurut Ibnu Sina, dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Madu juga dapat menurunkan suhu badan serta mengatur sekresi, sehingga dapat menghilangkan penyakit demam.
       Ibnu Sina juga telah meneliti khasiat madu untuk perawatan kecantikan tubuh. Menurut Ibnu Sina, madu dan minyak zaitun mampu menjadi obat mujarab yang digunakan sebagai kosmetika yang memiliki beragam khasiat. Hasil penelitian terakhir yang dikeluarkan dari Universitas Moskow menyatakan, madu ternyata juga mengandung logam aluminium, boron, krom, tembaga, timbal, titanium, seng, asam organic, asetilkolin, hormon, antibiotic, zat anti racun, serta zat anti kanker.
     Selain berterima kasih kepada lebah karena madunya, kita juga pantas belajar pada binatang ini tentang sistem organisasi sosialnya yang sungguh luar biasa. Ilmuwan telah melakukan penelitian, ternyata sarang lebah itu memiliki kelembaban yang paripurna, sehingga membuat madu memiliki kualitas perlindungan yang tinggi. Pada kelembaban diatas atau dibawah batas ini, madu akan rusak serta kehilangan kualitas perlindungan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang harus 35 C selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk menjaga suhu dan kelembaban sarang ini pada batas tertentu, ada kelompok khusus yang bertugas menjaga ventilasi.
     Jika hari panas, terlihat lebah sedang mengatur ventilasi sarang. Jalan masuk sarang dipenuhi lebah. Sambil menempel pada struktur kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang standar, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah ventilator yang lain bekerja didalam sarang, mendorong udara ke semua sudut sarang. Sistem ventilasi ini juga bermanfaat melindungi sarang dari asap dan pencemaran udara.  Tidak saja memiliki kemampuan menjaga kualitas madu, di dalam sarang juga terdapat sistem pemeliharaan kesehatan yang sempurna untuk mengendalikan segala peristiwa yang mungkin menimbulkan bakteria. Tujuan utama sistem ini adalah menghilangkan zat-zat yang mungkin menimbulkan bakteria. Prinsipnya adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah berusaha untuk mengusirnya dari sarang. 
     Tentu lebah tidak memiliki pengetahuan apapun tentang ini, apalagi laboratorium. Lebah hanya serangga yang panjangnya 1-2 cm dan ia melakukan ini semua dengan apa yang telah diilhamkan Tuhannya. Ini adalah luar biasa, satu sistem yang patut kita tiru. 
     Sarang yang dibangun lebah dapat menampung 80ribu lebah yang hidup dan bekerja bersama-sama, dengan menggunakan sedikit bagian dari lilin lebah. Sarang tersebut tersusun atas sarang madu berdinding lilin lebah, dengan ratusan sel-sel kecil pada kedua permukaanya. Semua sel sarang madu berukuran sama persis. Keajaiban teknik ini dicapai melalui kerja kolektif ribuan lebah. Lebah menggunakan sel-sel ini untuk menyimpan makanan dan memelihara lebah muda. 
     Demikian kehebatan lebah dengan madu dan sistem organisasi sosialnya. Kita pantas banyak belajar dan mengucapkan syukur kepadanya. Satu hal lagi, bahwa semua kisah kehebatan lebah ini dijelaskan di dalam Al-Qur'an. Hal yang tidak pernah bisa dipahami oleh manusia kala itu. Jelas, ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an adalah sesuatu yang luar biasa. H[Pelbagai sumber]

                                                                           Sumber : Majalah Hidayah  edisi 122-Oktober '11
                                                                           Oleh      : Eep Khunaefi